Monitoring JUT Surau Lauik, Pembangunan di Panampuang Hampir Tuntas

Monitoring pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) Surau Lauik di Nagari Panampuang oleh TPP Ampek Angkek bersama pemerintah nagari, TPK, dan pelaksana kegiatan
Monitoring dan evaluasi pembangunan JUT Surau Lauik di Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, pada 7 Oktober 2026

TPP Agam - Panampuang :
 Pendampingan pembangunan infrastruktur nagari kembali dilakukan di Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam. Pada Rabu, 7 Oktober 2026, dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) Surau Lauik yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan monitoring didampingi oleh Sekretaris Nagari Panampuang, Bapak Syahril, S.Hi., pelaksana kegiatan, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), serta TPP Ampek Angkek. Pemantauan dilakukan dengan melihat langsung perkembangan pekerjaan di lapangan sekaligus mengidentifikasi bagian pekerjaan yang masih perlu dituntaskan.

Berdasarkan hasil pemantauan, pembangunan JUT Surau Lauik saat ini telah memasuki tahap akhir dan diperkirakan hampir rampung.

Pembangunan Bersumber dari Dana Desa

Berdasarkan papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi, pembangunan JUT Surau Lauik memiliki nilai pekerjaan sebesar Rp126.677.907 dengan sumber pembiayaan dari Dana Desa dan dilaksanakan secara swakelola.

Papan informasi pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) Surau Lauik di Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, yang bersumber dari Dana Desa
Papan informasi pembangunan JUT Surau Lauik Nagari Panampuang dengan nilai pekerjaan Rp126.677.907 yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026.

Pekerjaan berlokasi di Jorong Surau Lauik dengan volume sekitar 168 meter. Pembangunan jalan usaha tani ini diarahkan untuk meningkatkan akses masyarakat menuju kawasan pertanian sekaligus mendukung mobilitas dalam kegiatan usaha tani.

Monitoring lapangan menjadi bagian penting untuk melihat kesesuaian antara rencana dan kondisi pelaksanaan pekerjaan. Selain melihat perkembangan fisik, pemantauan juga dilakukan untuk mengetahui kebutuhan penyelesaian pekerjaan yang masih tersisa.

Baca Juga : Setiap Meter Diperiksa Bersama: Belajar dari Monitoring Rehab Irigasi PPIP Pakan Ladang Nagari Ampang Gadang

TPT Hampir Rampung

Salah satu bagian pekerjaan yang menjadi perhatian dalam monitoring adalah pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT). Berdasarkan kondisi di lapangan, pemasangan TPT secara umum telah hampir rampung.

Masih terdapat bagian yang perlu diselesaikan, terutama pada bagian depan jalur JUT yang mengarah menuju rumah bidan. Bagian tersebut menjadi salah satu titik yang perlu dituntaskan agar pembangunan JUT dapat diselesaikan secara keseluruhan.

Keberadaan TPT menjadi bagian penting dalam pembangunan jalan pada kawasan tersebut karena berfungsi membantu menjaga kestabilan badan jalan dan lahan di sekitarnya.

Baca Juga : TPP Ampek Angkek Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Posyandu Biaro Gadang, Ini Temuannya

Penyelesaian Dibahas melalui Perubahan APB Nagari

Dengan kondisi pekerjaan yang telah mendekati selesai, masih diperlukan penyelesaian terhadap bagian pekerjaan yang tersisa. Untuk mendukung penyelesaian tersebut, kebutuhan tambahan pembiayaan akan dibahas bersama oleh Pemerintah Nagari.

Salah satu sumber yang akan dibahas adalah sisa dana Tahun Anggaran 2026, dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku. Rencana penyelesaian tersebut selanjutnya akan dibahas dan dituangkan dalam perubahan APB Nagari.

Langkah ini diperlukan agar kebutuhan penyelesaian pekerjaan memiliki dasar penganggaran yang jelas serta dapat dilaksanakan sesuai mekanisme perencanaan dan penganggaran nagari.

Baca Juga : Monitoring Pembangunan Jamban Sehat Nagari Balai Gurah: Menjaga Kualitas, Memastikan Manfaat

Pendampingan Memastikan Pembangunan Berjalan Sesuai Rencana

Monitoring dan evaluasi secara langsung merupakan bagian dari proses pendampingan pembangunan nagari. Melalui kegiatan ini, perkembangan pekerjaan dapat dilihat secara nyata, termasuk capaian fisik, kondisi pekerjaan, serta kebutuhan tindak lanjut.

Pada pembangunan JUT Surau Lauik, hasil pemantauan menunjukkan bahwa pekerjaan telah berada pada tahap akhir. Pemerintah Nagari, pelaksana kegiatan, TPK, dan TPP Ampek Angkek selanjutnya dapat memastikan bagian pekerjaan yang masih tersisa ditindaklanjuti sehingga pembangunan dapat diselesaikan secara optimal.

Jalan usaha tani yang dibangun diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses menuju lahan pertanian dan mendukung kelancaran aktivitas usaha tani masyarakat Nagari Panampuang.

Pendampingan pembangunan tidak berhenti pada pelaksanaan pekerjaan, tetapi juga mencakup pemantauan, evaluasi, dan penguatan tindak lanjut agar pembangunan yang dilaksanakan melalui Dana Desa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

TPP Agam — Belajar dari Praktik Pendampingan Nagari.

Posting Komentar

0 Komentar