TPP Agam - Kabupaten Agam : Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Tanjung Raya mendampingi Pemerintah Nagari Duo Koto bersama pengurus BUMNag Lumbuang Pintar Duo Koto dalam pelaksanaan pra Musyawarah Nagari (pra Musna). Kegiatan TPP Tanjung Raya dampingi pra Musna BUMNag ini dilakukan sebagai langkah awal menyiapkan pertanggungjawaban laporan keuangan BUMNag Tahun Buku 2025.
Pra Musna BUMNag Lumbung Pintar Duo Koto tersebut dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di Aula Kantor Nagari Duo Koto. Kegiatan ini dihadiri oleh Pemerintah Nagari, Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Duo Koto, pengurus, pengawas, dan penasehat BUMNag, serta didampingi langsung oleh TPP Kecamatan Tanjung Raya.
Musyawarah Nagari (Musna) BUMNag merupakan organ pengambilan keputusan tertinggi dalam struktur organisasi BUMNag. Hal ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang BUMDes/BUMNag, yang mewajibkan BUMNag menyampaikan laporan pertanggungjawaban keuangan paling lambat bulan Maret tahun berikutnya.
Dalam rangka menyiapkan laporan pertanggungjawaban keuangan BUMNag Lumbuang Pintar Duo Koto Tahun 2025, Pemerintah Nagari bersama Bamus Nagari Duo Koto berinisiatif mengundang pengurus, pengawas, dan penasehat BUMNag untuk bersama-sama melakukan evaluasi pengelolaan usaha selama satu tahun kalender melalui kegiatan pra Musna.
Ketua Bamus Nagari Duo Koto, Masril Efendi, menyampaikan bahwa pra Musna BUMNag Duo Koto bertujuan untuk melihat sejauh mana roda pengelolaan BUMNag berjalan selama satu tahun. Evaluasi ini dinilai penting agar dapat dilakukan perbaikan dan penguatan tata kelola BUMNag ke depan.
Sementara itu, Hengki Wardani, selaku Sekretaris Nagari Duo Koto yang mewakili Wali Nagari, menegaskan bahwa regulasi mengamanatkan pertanggungjawaban penggunaan dana penyertaan modal kepada BUMNag Lumbuang Pintar Duo Koto dilakukan di awal tahun sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat.
Pendamping Lokal Desa, Surya Putra, menjelaskan bahwa BUMNag Lumbuang Pintar Duo Koto merupakan salah satu BUMNag yang cukup berhasil, terutama dalam usaha penggemukan sapi. Pada tahun 2025, Nagari Duo Koto mengalokasikan penyertaan modal sebesar Rp230 juta untuk mendukung program ketahanan pangan. Usaha tersebut kemudian berkembang ke pembibitan ikan nila dan itik petelur melalui pola kemitraan dengan masyarakat.
Direktur BUMNag Lumbuang Pintar Duo Koto menyampaikan bahwa saat ini BUMNag mengelola 26 ekor sapi yang direncanakan siap dijual menjelang musim haji. Selain itu, pengembangan usaha pembibitan ikan nila dan itik petelur dilakukan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nagari. Pola kemitraan terus diperluas agar semakin banyak masyarakat Duo Koto yang terlibat, dengan tetap mengedepankan manajemen usaha yang lebih proaktif dan selektif.
Sebagai kesimpulan, Pemerintah Nagari Duo Koto bersama pengurus BUMNag Lumbuang Pintar Duo Koto sepakat akan menggelar Musyawarah Nagari (Musna) sebelum bulan Ramadhan pada Februari mendatang, setelah seluruh laporan pertanggungjawaban keuangan diselesaikan dan dibahas secara menyeluruh.

0 Komentar