Rapat RDS Triwulan IV Nagari Koto Malintang Tekankan Akurasi Data Stunting dan Evaluasi Kinerja 2025

rapat-rds-triwulan-iv-koto-malintang

Koto Malintang - Rumah Desa Sehat (RDS) Nagari Koto Malintang melaksanakan Rapat RDS Triwulan IV pada Rabu, 17 Desember 2025, bertempat di Kantor Nagari Koto Malintang. Rapat ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan RDS selama tahun anggaran 2025 sekaligus memperkuat upaya penanganan stunting melalui peningkatan kualitas dan akurasi data.

Kegiatan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya keakuratan data sasaran stunting yang terhimpun dalam aplikasi electronic Human Development Worker (eHDW), capaian penginputan data yang dinilai masih relatif rendah, pemetaan permasalahan yang dihadapi di lapangan, serta penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan RDS selama tahun anggaran 2025.

Dalam rapat tersebut, peserta mencermati kembali data sasaran stunting yang meliputi ibu hamil dan ibu menyusui, anak usia 0–59 bulan, remaja putri, calon pengantin, serta keluarga sasaran stunting. Data tersebut dinilai menjadi dasar penting dalam perencanaan dan pelaksanaan intervensi, sehingga perlu dipastikan akurat dan mutakhir.

Pendamping Desa yang hadir, Ibu Yendri Yeni, menegaskan bahwa keberhasilan penanganan stunting sangat bergantung pada keterlibatan semua pihak dalam mendukung ketersediaan data yang valid. Menurutnya, penginputan data ke dalam aplikasi eHDW tidak boleh dianggap sebagai tugas satu pihak saja.

“Semua pihak harus terlibat membantu memastikan data yang dimasukkan ke eHDW benar-benar akurat. Sasaran stunting itu jelas, mulai dari ibu hamil dan menyusui, anak usia 0–59 bulan, remaja putri, calon pengantin, hingga keluarga sasaran. Jika datanya tidak akurat, maka intervensi yang dilakukan juga tidak akan tepat sasaran,” tegas Ibu Yendri Yeni.

Ia juga mendorong agar seluruh unsur yang terlibat di tingkat nagari dapat saling berkoordinasi dan berbagi informasi, sehingga kendala rendahnya penginputan data eHDW dapat diatasi secara bersama-sama.

Selain membahas data, rapat RDS Triwulan IV ini juga menjadi ruang untuk memetakan berbagai permasalahan yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan di lapangan, termasuk tantangan dalam pendampingan keluarga sasaran stunting dan dampak situasi bencana terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Dari pemetaan tersebut, peserta kemudian mendiskusikan solusi yang memungkinkan untuk diterapkan sesuai dengan kondisi dan potensi Nagari Koto Malintang.

Koordinator RDS Nagari Koto Malintang, Ibu Tria, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa RDS terus berupaya melakukan pembenahan dan perbaikan. Menurutnya, evaluasi rutin seperti rapat triwulan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kinerja RDS.

“RDS Nagari Koto Malintang terus berbenah dan melakukan berbagai perbaikan. Tujuannya tidak lain agar kualitas hidup masyarakat Nagari Koto Malintang semakin baik, terutama dalam aspek kesehatan dan pencegahan stunting,” ujar Ibu Tria.

Rapat ini juga dimanfaatkan untuk menyusun laporan kegiatan RDS selama tahun anggaran 2025. Laporan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar perencanaan kegiatan RDS pada tahun berikutnya, agar lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, di akhir kegiatan RDS juga menyalurkan bantuan berupa susu kepada delapan orang anak baduta, serta makanan pendamping ASI (MP-ASI) kepada masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak dan mendukung pemulihan kondisi keluarga terdampak.

rapat-rds-triwulan-iv-koto-malintang

Melalui Rapat RDS Triwulan IV ini, Pemerintah Nagari Koto Malintang berharap peran Rumah Desa Sehat semakin optimal sebagai wadah koordinasi lintas sektor. Dengan data yang akurat, evaluasi yang berkelanjutan, serta kepedulian terhadap kelompok rentan, upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan penurunan stunting di Nagari Koto Malintang diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Posting Komentar

0 Komentar