Pertemuan RDS Triwulan IV, Nagari Koto Gadang Anam Koto Perkuat Akurasi Data Stunting

pertemuan-rds-triwulan-iv-koto-gadang-anam-koto

Koto Gadang Anam Koto - Rumah Desa Sehat (RDS) Nagari Koto Gadang Anam Koto melaksanakan Pertemuan RDS Triwulan IV pada Rabu, 11 Desember 2025, bertempat di Kantor Nagari Koto Gadang Anam Koto. Pertemuan ini menjadi agenda penting dalam evaluasi pelaksanaan program kesehatan nagari, khususnya yang berkaitan dengan upaya penanganan dan pencegahan stunting.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus Rumah Desa Sehat (RDS) yang terdiri dari berbagai unsur, antara lain bidan desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM), guru TK PAUD, serta kader Posyandu, bersama dengan Pelaksana Kegiatan Nagari. Kehadiran lintas unsur ini menunjukkan kuatnya komitmen dan kolaborasi dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat nagari.

Dalam pertemuan ini, peserta melakukan pemetaan potensi dan permasalahan yang terjadi selama triwulan IV. Pemetaan tersebut mencakup kondisi layanan kesehatan dasar, pendampingan keluarga sasaran, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program penurunan stunting di tingkat nagari.

Selain itu, pertemuan RDS Triwulan IV juga difokuskan pada pengecekan dan pembahasan laporan eHDW yang merupakan hasil pemantauan lapangan oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM). Data eHDW dinilai sangat penting karena menjadi dasar dalam perencanaan dan penentuan sasaran intervensi stunting.

Kader Pembangunan Manusia, Ibu Evi, dalam penyampaiannya menekankan pentingnya kesamaan data yang dimiliki oleh seluruh pihak lintas lembaga. Menurutnya, perbedaan data dapat berdampak pada ketidaktepatan sasaran dalam penanganan stunting.

“Penting bagi kita semua memiliki data yang sama dari lintas lembaga. Dengan data yang sama, pemantauan melalui aplikasi eHDW tidak akan salah dan penanganan yang dilakukan bisa tepat sasaran,” ujar Ibu Evi.

Ia juga menambahkan bahwa peran aktif kader di lapangan perlu didukung dengan koordinasi yang baik antar unsur, sehingga data yang dikumpulkan benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat.

Sementara itu, Pendamping Desa, Ibu Yendri Yeni, menyampaikan bahwa persoalan stunting tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Ia menegaskan pentingnya keterlibatan semua unsur dalam penanganan masalah stunting yang ada di Nagari Koto Gadang Anam Koto.

“Penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak. Setiap unsur memiliki peran masing-masing, dan kolaborasi inilah yang akan menentukan keberhasilan kita dalam menurunkan angka stunting di nagari,” jelas Ibu Yendri Yeni.

Diskusi yang berlangsung dalam pertemuan ini juga menjadi ruang untuk menyamakan persepsi antar unsur terkait peran dan tanggung jawab masing-masing dalam pemantauan serta pendampingan keluarga sasaran stunting. Berbagai kendala yang ditemui di lapangan disampaikan sebagai bahan evaluasi bersama.

Melalui Pertemuan RDS Triwulan IV ini, Pemerintah Nagari Koto Gadang Anam Koto berharap Rumah Desa Sehat dapat terus berfungsi sebagai wadah koordinasi dan evaluasi lintas sektor. Dengan pemanfaatan data eHDW yang akurat, pemetaan masalah yang jelas, serta keterlibatan aktif seluruh pihak, upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan pencegahan stunting di Nagari Koto Gadang Anam Koto diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Posting Komentar

0 Komentar